Paradigma Integrasi Sains dan Agama dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Keywords:
integrasi sains dan agama, pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan Islam, paradigma integratifAbstract
ABSTRAK
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era modern membawa berbagai dampak positif bagi kehidupan manusia, namun juga memunculkan persoalan moral dan spiritual akibat adanya pemisahan antara sains dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma integrasi sains dan agama dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta mengkaji kontribusinya terhadap pendidikan dan peradaban modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema integrasi sains dan agama. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma integrasi merupakan pendekatan yang paling relevan dalam menjelaskan hubungan antara sains dan agama. Integrasi tersebut menempatkan wahyu, akal, dan pengalaman empiris sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi. Implementasi paradigma integrasi mampu mengatasi dualisme pendidikan, memperkuat pembentukan karakter, serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada nilai-nilai etis dan spiritual. Dengan demikian, paradigma integrasi sains dan agama memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang holistik serta responsif terhadap tantangan zaman.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hamka Ilmu Pendidikan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



